Orientasi Calon Pegawai Negeri Sipil Fakultas Pendidikan Psikologi UNJ

“Teaching is the only job you have to work, before you get to work, so that you have work to do at work. Then because there was no time at work to do work, You have to work after work to catch up on the work you didn’t get to do at work”

WebPsi, JAKARTA — Senin (22/4), 15 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mengikuti kegiatan orientasi di ruang 708 Gedung Raden Dewi Sartika lantai 7 Kampus A Universitas Negeri Jakarta. Selama hampir 7 jam mereka mendapatkan materi mulai dari kehidupan dan tantangan sebagai dosen Pegawai Negeri Sipil (PNS), Tri Dharma Perguruan Tinggi, sampai dengan paparan program dan kegiatan terkini di fakultas. Tepat pukul 9.12 WIB acara dibuka oleh Prof.Dr. Yufiarti, M.Si selaku dekan Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Jakarta (FPPsi UNJ). Dalam sambutannya beliau menyampaikan tentang dosen berbeda dengan profesi lainnya dan sebagai dosen harus mau belajar setiap hari. “Dosen tiap hari harus belajar. Environmentnya dosen beda, karena sampai rumah masih tetap memikirkan pekerjaan”.

“Kalian harus melepaskan pakaian almamater sebelumnya karena kalian sekarang sudah di UNJ. Jadi jiwa korsa Psikologi UNJnya yang harus dibangun”, demikian potongan kalimat pembuka yang disampaikan Ratna Dyah Suryaratri, Ph.D (Sekretaris Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran UNJ) saat menyampaikan materi ke-1 tentang “Orientasi Dosen PNS: Kehidupan dan Tantangan Sebagai Dosen PNS”. Selain itu juga disampaikan bahwa dosen itu memiliki tugas yang multifungsi, sehingga mematahkan mitos yang mengatakan “kerja santuy, datang siang, pulang cepat, gaji lancar biar pun gaada kerjaan”. Tidak hanya itu, beliau juga menyampaikan tentang jabatan, pangkat dan golongan dosen, pengembangan karir dosen, administrasi kepegawaian, dosen dengan tugas tambahan, serta kriteria dosen berprestasi.

Untuk sesi ke-2 berisi materi tentang pendidikan dan pengajaran yang disampaikan oleh Dr. Gumgum Gumelar Fajar Rakhman, M.Si (Wakil Dekan Bidang Akademik) dan Dr. Anna Armeini Rangkuti, M.Si (Koordinator Program Studi (Prodi) Sarjana/S1). Dalam sesi ini salah satunya disampaikan tentang pendekatan yang diterapkan dalam pengajaran. Disampaikan bahwa saat ini pembelajaran bukan lagi tentang bagaimana dosen mengajar dengan baik, namun bagaimana mahasiswa bisa belajar dengan baik (student centered). Pembelajaran seperti ini dikenal dengan Outcome Based Education (OBE) atau pembelajaran berorientasi luaran, dimana luaran menjadi fokus dan hasilnya dapat dilihat dari proses belajar. Selain itu juga disampaikan tentang profil prodi psikologi, penyusunan mata kuliah, peran dan tugas mahasiswa, metode pembelajaran dan desain asesmen, serta kurikulum Prodi S1 Psikologi.

Setelah break istirahat, kegiatan kembali dibuka dengan ice breaking pada pukul 13.10 WIB. Materi ke-3 tentang penelitian dan pengabdian masyarakat disampaikan oleh Herdiyan Maulana, Ph.D (Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan) dan Dr. Lussy Dwiutami Wahyuni, M.Pd (Koordinator Prodi Magister Sains/S2). Pada sesi ini dipaparkan alasan mengapa dosen harus meneliti, salah satunya merujuk ke Peraturan Pemerintah No. 37 Tahun 2009 tentang Dosen Pasal, yang menyatakan, “dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat”. Terus disampaikan pula tentang manfaat penelitian dan alur pelaksanaan penelitian dan pengabdian masyarakat, serta publikasi ilmiah. Dalam paparan tentang publikasi ilmiah disampaikan tentang apa itu karya ilmiah, jenis karya tulis ilmiah, proses penelitian dan publikasi, lembaga pengindeks jurnal, serta variasi publikasi

Dosen harus menunjukkan diri kepada mahasiswa kalau dia lebih pintar dari internet. Seorang dosen harus mempunyai banyak referensi baru untuk bahan mengajar

Ishak Ngeljaratan – Budayawan

Materi terakhir tentang paparan program dan kegiatan terkini di FPPsi UNJ, yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB diberikan oleh Mira Ariyani, Ph.D (Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni). Di antara setiap sesi diadakan pre-post test untuk mengukur sejauh mana peserta paham akan materi yang disampaikan dan juga tanya jawab. Salah satu jawaban menarik yang disampaikan peserta saat sesi perkenalan adalah memilih mendaftar CPNS di Psikologi UNJ selain karena kuotanya yang banyak juga karena visi misinya yang menarik. “Kuota paling banyak, visi misi psikologi UNJ yang menarik dan sesuai, serta tertarik dengan grup riset yang ada”.

[sf/sf]