Fakultas Psikologi UNJ Gelar Simposium Internasional 2025, Perkuat Langkah Menuju World-Class University

Rabu, 3 September 2025 – Fakultas Psikologi Universitas Negeri Jakarta (FPsi UNJ) meneguhkan komitmennya menuju World-Class University melalui penyelenggaraan The 1st International Psychology Symposium 2025. Acara yang berlangsung secara daring pada 3 September 2025 ini mengusung tema “Rethinking Well-Being: Interdisciplinary and Global Perspectives on Human Flourishing”, yang bertujuan membuka ruang dialog lintas disiplin untuk membahas isu kesejahteraan psikologis (well-being) individu dari perspektif global.

A lecture session delivered by Associate Prof. Dr. Mohsen Joshanloo during an international psychology symposium, Faculty of Psychology UNJ

Selain keynote speaker, simposium ini juga menghadirkan tiga invited speakers dari berbagai negara. Dr. Mohsen Joshanloo, Associate Professor of Psychology di Keimyung University, Korea Selatan, sekaligus Honorary Principal Fellow di University of Melbourne, memaparkan kajian tentang variasi budaya dalam kesejahteraan melalui presentasi berjudul “Explaining Cultural Variation in Well-Being: An Integrative Framework”. Dari Malaysia, Prof. Madya Dr. Nor Ba’yah Abdul Kadir, Associate Professor of Health and Social Care Psychology di Universiti Kebangsaan Malaysia, menyampaikan materi “The Emerging Adult Mindscape: Cultivating Resilience in a Rapidly Changing World”. Sementara itu, Dr. Nurlaila Effendy, M.Si, Ketua Asosiasi Psikologi Positif Indonesia (AP2I) sekaligus dosen Psikologi UKWMS, membahas “Meaning-Making and Resilience: Foundations of Flourishing”.

Antusiasme terhadap simposium ini sangat tinggi, terbukti dengan kehadiran lebih dari 700 peserta dari berbagai kalangan, baik akademisi, mahasiswa, maupun praktisi. Selain itu, terdapat sekitar 30 presenter yang memaparkan hasil penelitian mereka melalui sesi panel oral presentation. Diskusi yang berlangsung menunjukkan dinamika yang hidup dan interaktif, dengan berbagai pertanyaan serta tanggapan yang menguatkan bahwa isu kesejahteraan manusia merupakan bidang yang sangat relevan untuk dikaji dari beragam perspektif.

A lively moment capturing the active participation and enthusiasm of attendees at the symposium

Melalui forum ilmiah ini, Fakultas Psikologi UNJ tidak hanya memperkuat jaringan akademik internasional, tetapi juga menunjukkan kontribusinya dalam diskursus global mengenai kesejahteraan manusia. Simposium diharapkan dapat menjadi tradisi akademik berkelanjutan yang membawa FPsi UNJ semakin dekat dengan visinya sebagai universitas berkelas dunia.