Fakultas Psikologi UNJ Kukuhkan Lulusan Semester Genap 2025, Teguhkan Nilai Integritas, Inovasi, dan Dedikasi

09 Oktober 2025 – Fakultas Psikologi Universitas Negeri Jakarta (FPsi UNJ) kembali menorehkan kebanggaan melalui pelaksanaan Wisuda Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025 yang berlangsung secara khidmat di GOR UNJ Kampus B pada 8 dan 9 Oktober 2025. Pada kesempatan ini, Universitas Negeri Jakarta menyelenggarakan prosesi wisuda bagi 2.102 lulusan dari berbagai fakultas, dengan Fakultas Psikologi meluluskan lebih dari 200 wisudawan dan wisudawati. Acara berlangsung dalam suasana penuh kebahagiaan, disertai penampilan Senitari dan Batavia Chambers Orkestra yang menambah kemeriahan serta kekhidmatan prosesi.

Dalam pidato wisuda, Rektor Universitas Negeri Jakarta menyampaikan pesan bertema “Meraih Sukses yang Autentik” yang menekankan tiga pilar penting dalam meraih keberhasilan sejati, yaitu integritas, inovasi, dan dedikasi. Rektor menjelaskan bahwa integritas merupakan dasar moral yang harus menyertai setiap tindakan dan keputusan. Inovasi dipandang sebagai kebutuhan mutlak agar lulusan mampu beradaptasi dan berkontribusi di tengah perubahan zaman yang dinamis, sementara dedikasi menjadi cerminan keberhasilan sejati yang tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga bagi masyarakat luas. Di akhir pidato, Rektor berpesan agar para lulusan meneladani keteguhan pohon jati yang kokoh serta semangat Odysseus yang pantang menyerah dalam mencapai tujuan besar.

Koordinator Program Studi S1 Psikologi, Irma Rosalinda, M.Psi., Psikolog, menyampaikan bahwa pelaksanaan wisuda tahun ini berjalan dengan baik, lancar, dan penuh makna. “Pelaksanaan wisuda berjalan dengan baik dan lancar. Psikologi mendapat jadwal pada tanggal 8 dan 9 Oktober 2025 di GOR UNJ Kampus B, dengan suasana yang khidmat. Penampilan dari Senitari dan Batavia Chambers Orkestra membuat suasana semakin haru dan meriah,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa mahasiswa Psikologi UNJ menunjukkan beragam prestasi membanggakan di berbagai bidang, baik akademik maupun non akademik. “Semoga para sarjana Psikologi yang dihasilkan mampu bersaing di dunia kerja, menunjukkan kompetensi terbaiknya, dan menjadi pribadi yang memberi inspirasi bagi masyarakat, bangsa, serta agama masing-masing,” ujarnya. Irma juga berpesan agar para lulusan selalu menjunjung tinggi adab dalam setiap langkah. “Dalam kehidupan nyata, manusia tidak cukup hanya menjadi pintar, tetapi juga harus mampu bersikap dengan baik, bekerja sama, mengendalikan emosi, dan memahami orang lain. Dahulukan adab dalam hal apa pun, karena diri kita dinilai dari adab yang kita miliki,” tambahnya.

Salah satu momen membanggakan pada wisuda kali ini adalah capaian Hawa Ainur Maulida, wisudawati dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi di Fakultas Psikologi. Hawa mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian yang diraihnya. “Perasaannya campur aduk, tapi yang paling pasti senang dan bersyukur,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa kunci keberhasilannya dalam menyelesaikan studi dengan prestasi terbaik adalah menikmati setiap proses, menjaga fokus, serta tetap berkomitmen dan konsisten. Hawa juga menyampaikan kesan mendalam terhadap prosesi wisuda tahun ini yang penuh haru dan kebanggaan. “Kesannya senang dan terharu, karena jadi sadar kalau ini benar-benar langkah terakhir yang aku tempuh di perkuliahan,” tuturnya. Ke depan, ia berharap agar Fakultas Psikologi UNJ terus melakukan pengembangan dan peningkatan dalam berbagai aspek akademik maupun non akademik untuk mendukung keberhasilan mahasiswa.

Pelaksanaan Wisuda Semester Genap 2025 menjadi simbol keberhasilan dan perjalanan panjang para mahasiswa dalam menempuh pendidikan tinggi. Tema yang diangkat Rektor UNJ sejalan dengan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh Fakultas Psikologi—membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki empati, etika, dan semangat pengabdian kepada masyarakat. Fakultas Psikologi UNJ dengan bangga melepas para lulusan tahun 2025 sebagai insan pembelajar yang siap memberikan kontribusi nyata bagi keluarga, bangsa, dan dunia.