Jakarta — Fakultas Psikologi Universitas Negeri Jakarta kembali menegaskan komitmennya sebagai institusi yang unggul dan berdampak melalui capaian prestisius di tingkat nasional. Sejumlah dosen berhasil meraih pendanaan Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Tahun Anggaran 2026.
Keberhasilan ini merupakan bagian dari program strategis nasional “Diktisaintek Berdampak”, yang bertujuan mendorong perguruan tinggi untuk menghasilkan riset dan pengabdian yang tidak hanya berkualitas secara akademik, tetapi juga relevan dan solutif terhadap kebutuhan masyarakat. Prestasi ini diraih melalui proses seleksi yang ketat dan kompetitif di tingkat nasional. Empat dosen Fakultas Psikologi UNJ berhasil lolos dengan mengusung program-program inovatif yang menyentuh berbagai isu penting, mulai dari kesehatan mental keluarga, pemberdayaan masyarakat, hingga dinamika psikologis di era digital.
Pada skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat, Ernawati, M.Psi., Psikolog mengembangkan program “Hilirisasi Model Komunikasi Supportif Berbasis Psikoedukasi bagi Ibu yang Memiliki Anak dengan Hemofilia”. Program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas keluarga, khususnya ibu, dalam memberikan dukungan emosional yang efektif kepada anak dengan kondisi kesehatan khusus. Sementara itu, Irma Rosalinda Lubis, S.Psi., M.Si., Psikolog melalui skema Pengabdian kepada Masyarakat menghadirkan program “Penguatan dan Pendampingan Orang Tua dari Anak dengan ADHD untuk Meningkatkan Fokus dan Kelola Emosi pada Anak”. Program ini berfokus pada pemberdayaan orang tua sebagai agen utama dalam mendukung perkembangan anak dengan kebutuhan khusus melalui pendekatan psikologis yang aplikatif.
Kontribusi lain datang dari Dr. R.A. Fadhallah, S.Psi., M.Si yang mengusung program “Pendampingan Inovatif Kader PKK: Bangun Karier melalui Penguatan Self-Efficacy dan Adaptabilitas untuk Pencegahan Narkoba Berkelanjutan di Kelurahan Gandaria Utara”. Program ini mengintegrasikan aspek pemberdayaan perempuan, penguatan kapasitas diri, serta upaya preventif terhadap penyalahgunaan narkoba di tingkat komunitas.
Di bidang penelitian, Redo Tridinata Wijaya, M.Psi melalui skema Penelitian Dosen Pemula mengangkat topik “Digital Overload dan Burnout terhadap Quiet Quitting: Peran Psychological Capital sebagai Buffer pada Pekerja Gen Z”. Penelitian ini menjadi sangat relevan di tengah perubahan lanskap dunia kerja modern yang sarat dengan tekanan digital dan tantangan kesejahteraan psikologis. Dekan Fakultas Psikologi UNJ menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini mencerminkan kualitas, dedikasi, serta daya saing dosen dalam menghasilkan karya yang tidak hanya unggul secara ilmiah, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat.
“Capaian ini menunjukkan bahwa keilmuan psikologi yang dikembangkan di Fakultas Psikologi UNJ mampu menjawab persoalan riil di masyarakat. Ini adalah bentuk nyata dari komitmen kami untuk menghadirkan psikologi yang tidak hanya teoritis, tetapi juga aplikatif dan transformatif,” ujarnya. Lebih lanjut, ia berharap agar program-program yang telah memperoleh pendanaan ini dapat diimplementasikan secara optimal dan berkelanjutan, sehingga mampu memberikan manfaat luas bagi berbagai lapisan masyarakat, mulai dari keluarga, komunitas, hingga dunia kerja.
Prestasi ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berinovasi, memperkuat kolaborasi, serta meningkatkan kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Dengan demikian, Fakultas Psikologi Universitas Negeri Jakarta semakin memperkokoh posisinya sebagai pusat keilmuan psikologi yang unggul, adaptif, dan berdampak di tingkat nasional maupun global.