Jakarta – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Tim mahasiswa Fakultas Psikologi berhasil memperoleh pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) kategori Riset Sosial Humaniora (RSH) dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Tahun Anggaran 2026. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kualitas, kreativitas, dan daya saing mahasiswa Fakultas Psikologi UNJ dalam menghasilkan gagasan penelitian yang inovatif dan berdampak bagi masyarakat.
Tim yang berhasil memperoleh pendanaan tersebut mengusung proposal berjudul “Sobat Bumi: Pengembangan Papan Permainan Berbasis Teori Pembelajaran Eksperimen untuk Mengultivasi Konsep Keolaan Ekologis pada Anak-Anak Urban di Jakarta.” Program ini berfokus pada pengembangan media edukatif berupa papan permainan yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran anak-anak terhadap isu lingkungan hidup melalui pendekatan pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.
Tim PKM Riset Sosial Humaniora ini diketuai oleh Qireina Adelya Ekapaksi, dengan anggota Fitra Mochamad Farel, Kartiko Rahman Sadewo, Novia Putri Ardana, dan M. Iqbaal Nabawi. Dalam pelaksanaan programnya, tim mendapatkan bimbingan dari Gita Irianda Rizkyani Medellu, S.Psi., M.Psi., Psikolog, yang berperan sebagai dosen pembimbing.
Melalui penelitian ini, tim mahasiswa berupaya menjawab tantangan rendahnya literasi ekologis di kalangan anak-anak perkotaan yang hidup di tengah pesatnya urbanisasi. Anak-anak yang tumbuh di lingkungan perkotaan sering kali memiliki keterbatasan interaksi langsung dengan alam, sehingga diperlukan metode pembelajaran yang inovatif untuk memperkenalkan konsep keberlanjutan lingkungan sejak usia dini. Oleh karena itu, pengembangan media permainan edukatif dipandang sebagai salah satu strategi yang efektif untuk menumbuhkan kesadaran ekologis melalui pengalaman belajar yang aktif dan bermakna.
Konsep Sobat Bumi dikembangkan dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip Experiential Learning Theory atau teori pembelajaran eksperiensial yang menekankan pentingnya pengalaman langsung dalam proses belajar. Melalui permainan yang dirancang secara sistematis, anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang lingkungan, tetapi juga diajak untuk memahami konsekuensi dari berbagai tindakan terhadap kelestarian alam serta mengembangkan sikap peduli terhadap lingkungan sekitar.
Keberhasilan memperoleh pendanaan PKM ini menunjukkan kemampuan mahasiswa Fakultas Psikologi UNJ dalam mengembangkan solusi berbasis ilmu pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Selain itu, capaian ini juga mencerminkan komitmen fakultas dalam mendorong budaya riset, inovasi, dan pengembangan kreativitas mahasiswa sebagai bagian dari implementasi pendidikan tinggi yang unggul dan berdaya saing.
Program yang diusulkan oleh tim mahasiswa Fakultas Psikologi UNJ ini juga sejalan dengan upaya mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pengembangan media pembelajaran inovatif, serta SDGs 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui peningkatan kesadaran dan perilaku peduli lingkungan pada generasi muda. Dengan membangun pemahaman ekologis sejak dini, program ini diharapkan dapat berkontribusi dalam membentuk generasi yang lebih sadar lingkungan dan berorientasi pada keberlanjutan.
Dekan, dosen, dan seluruh sivitas akademika Fakultas Psikologi UNJ menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada tim mahasiswa yang telah berhasil meraih pendanaan PKM Riset Sosial Humaniora Tahun 2026. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan menghasilkan penelitian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ke depan, Fakultas Psikologi UNJ akan terus mendukung pengembangan potensi mahasiswa melalui berbagai kegiatan akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan bangsa dan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.