JAKARTA – Fakultas Psikologi Universitas Negeri Jakarta (FPsi UNJ) terus memperkuat kontribusinya dalam pemberdayaan masyarakat melalui penerapan ilmu psikologi yang relevan dengan kebutuhan komunitas. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan “Pendampingan Inovatif Kader PKK: Bangun Karier melalui Penguatan Self-Efficacy dan Adaptabilitas untuk Pencegahan Narkoba Berkelanjutan di Kelurahan Gandaria Utara.”
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pendampingan kepada kader PKK di wilayah Kelurahan Gandaria Utara dengan mengangkat pentingnya penguatan self-efficacy dan kemampuan adaptabilitas dalam menghadapi berbagai tuntutan kehidupan dan perubahan lingkungan. Kader PKK memiliki posisi strategis sebagai bagian dari masyarakat yang dapat berperan dalam menyebarluaskan informasi, membangun ketahanan keluarga, serta mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan masyarakat.
Melalui kegiatan pendampingan, peserta diarahkan untuk mengenali potensi dan kemampuan diri, membangun keyakinan terhadap kemampuan dalam menjalankan peran, serta mengembangkan kemampuan beradaptasi terhadap berbagai perubahan dan tantangan. Penguatan aspek psikologis tersebut diharapkan dapat mendukung kader agar lebih percaya diri dalam menjalankan peran sosial sekaligus memiliki kapasitas untuk berkontribusi dalam upaya pencegahan narkoba secara berkelanjutan.
Program ini juga menghubungkan pengembangan kapasitas individu dengan aspek pengembangan karier. Kemampuan mengenali potensi diri, memiliki keyakinan terhadap kemampuan yang dimiliki, serta mampu beradaptasi menjadi modal penting bagi individu untuk menghadapi perubahan tuntutan pekerjaan dan kehidupan. Dengan demikian, pendampingan tidak hanya memberikan manfaat pada tingkat personal, tetapi juga diharapkan dapat memperkuat peran kader sebagai agen perubahan di lingkungan masyarakat.
Kegiatan ini didukung melalui Program Pendanaan BIMA (Basis Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Dukungan pendanaan tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong pelaksanaan pengabdian berbasis keilmuan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan di Kelurahan Gandaria Utara juga menjadi langkah awal untuk membangun program pemberdayaan yang lebih berkelanjutan. Pendampingan ini diharapkan dapat dilanjutkan melalui kegiatan penguatan kapasitas, pelatihan, serta Focus Group Discussion (FGD) yang secara khusus diarahkan untuk mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan masyarakat.
Kegiatan tersebut sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Program ini secara langsung mendukung SDG 3: Good Health and Well-Being melalui upaya meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat dalam mencegah penyalahgunaan narkoba serta membangun kesejahteraan psikologis. Penguatan self-efficacy, adaptabilitas, dan kesiapan menghadapi dunia kerja juga sejalan dengan SDG 8: Decent Work and Economic Growth, khususnya dalam membangun kapasitas individu agar lebih siap menghadapi perubahan dan mengembangkan potensi karier. Selain itu, pemberdayaan kader sebagai bagian dari komunitas turut mendukung SDG 10: Reduced Inequalities melalui peningkatan akses masyarakat terhadap pengetahuan, keterampilan, dan kesempatan pengembangan kapasitas.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Psikologi UNJ menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan ilmu psikologi yang tidak hanya berkembang di lingkungan akademik, tetapi juga dapat diterapkan untuk memperkuat kapasitas individu, keluarga, dan komunitas. Sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat diharapkan dapat menjadi fondasi bagi terciptanya lingkungan yang lebih sehat, adaptif, produktif, dan memiliki ketahanan terhadap berbagai permasalahan sosial, termasuk penyalahgunaan narkoba.