FPPsi UNJ Gelar FGD: “Sukses Akademik, Prestasi dalam Kompetisi”

WebPsi, DEPOK — Salah satu tugas bidang kemahasiswaan dan alumni adalah membina dan mengembangkan keterampilan ataupun kemampuan mahasiswa. Karenanya pada tanggal 29-30 Juli 2022 Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Jakarta (FPPsi UNJ) mengadakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Sukses Akademik, Prestasi dalam Kompetisi” di The Hotel Margo, Depok. Seperti yang dituturkan oleh Mira Ariyani, PhD selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, acara ini digagas sebagai salah satu program bidang kemahasiswaan untuk membina prestasi mahasiswa psikologi, di samping program bina organisasi dan bina prestasi. Tujuannya adalah untuk membina prestasi mahasiswa-mahasiswa yang masuk melalui jalur prestasi dan non-jalur prestasi, sehingga prestasi yang mereka peroleh di minat bakat seimbang dengan akademiknya. Selain itu, acara pembinaan mental dan konseling ini juga bagian/bentuk dari apresiasi dan reward yang diberikan oleh fakultas.

FGD “Sukses Akademik, Berprestasi dalam Kompetisi”

Sekitar 15 mahasiswa mengikuti acara tersebut dari pukul 09.30 WIB sampai dengan pukul 21.00 WIB di hari pertama dan dari pukul 09.00-11.00 WIB di hari kedua. Kegiatan hari pertama dimulai dari sambutan, wejangan, dan informasi umum fakultas dari Dekanat, serta pembukaan oleh Prof.Dr. Yufiarti, M.Psi selaku Dekan FPPsi UNJ. Kemudian dilanjutkan dengan FGD sesi 1 tentang masalah harmonisasi kuliah dan prestasi lapangan yang dimoderatori oleh Roynald Octavianus Manullang, S.Psi (alumni sekaligus atlet futsal) dengan bertindak sebagai notulen Maratini Shaliha Aisyawati, S.Psi (alumni). Setelah rehat untuk makan dan shalat, acara dilanjutkan kembali dengan FGD sesi 2 tentang tips & trik harmonisasi kuliah dan prestasi lapangan. Tepat pukul 14.30 WIB acara dilanjutkan dengan talkshow motivasi: “Harmonisasi akademik dan prestasi minat/bakat” yang diisi oleh Juriana, M.Psi., Psikolog (atlet, psikolog, dan dosen) dengan dimoderatori oleh Dr. Lussy Dwiutami Wahyuni, M.Pd. Di sini pembicara memberikan tips trik bagaimana menyelaraskan antara kegiatan sebagai atlet dan sebagai mahasiswa. Dikatakannya sebagai mahasiswa spesial, cara agar sukses di akademik dan berprestasi di kompetisi adalah dengan banyak bersyukur, pintar mengatur waktu, menjaga hubungan baik dengan dosen dan teman di kampus/kuliah, serta fokus dengan apa yang dikerjakan “right here, right now“. Talkshow memakan waktu selama 1 jam dan selepas itu dilanjutkan dengan sharing informasi alur/prosedur kegiatan kompetsisi dan pencatatan Simpresmawa/PDDIKTI oleh Dwi Achmad Noor, MH selaku Korla Mawa, Amalia Ifa Kartika, S.Pd selaku penanggung jawab alur perizinan kompetisi, Shanty Cornelia selaku operator Simpresmawa, Yudi Aulia, S.Si selaku operator PDDIKTI, dan Dr.phil. Zaira Akbar, selaku Korprodi Sarjana Psikologi. Sesi sore ditutup sharing bersama psikolog. Mahasiswa dibagi ke dalam 3 kelompok dan setiap kelompok dipegang oleh Deasyanti, Phd, Psikolog, Fellianti Muzdhalifah, M.Psi., Psikolog, dan Herdiyan Maulana, PhD. Dalam kelompok tersebut mahasiswa diberikan kesempatan untuk menceritakan hal-hal yang menjadi ganjalannya selama ini. Pukul 19.00 WIB acara kembali dilanjutkan dengan sharing bersama alumni sekaligus atlet tenis lapangan Heravita Mediana, S.Psi. Acara hari itu ditutup dengan foto bersama dan keesokan harinya acara dilanjutkan dengan acara bebas di hari kedua.

Foto Bersama Peserta FGD

Kesan yang dirasakan peserta setelah mengikuti acara ini diwakili oleh Muhammad Iqbal Faruqi (mahasiswa berprestasi dari cabang olahraga taekwondo) dan Soraya Natasya (mahasiswa berprestasi dari cabang olahraga balet). “Kesan saya setelah mengikuti acara bina prestasi di Margo Hotel kemarin membuat pikiran saya menjadi lebih fresh dan terbuka terkait pentingnya sukses di akademik, walaupun dalam masa kompetisi. Terimakasih juga kepada bapak/ibu dosen, serta senior yang telah memberikan saran tentang manajemen waktu serta selalu memberikan motivasi kepada kita semua mahasiswa berprestasi FPPsi. Mohon doanya bapak/ibu dosen, senior agar kita dapat selalu memberikan prestasi yang lebih lagi untuk FPPsi UNJ”, tutur Iqbal. “Saya sangat senang sekali dan berterima kasih karena sudah mengundang kami, acara bina prestasi sangat memotivasi saya untuk semangat lagi menjalani kehidupan saya dan saya dapat kesempatan untuk bersosialisasi dengan teman-teman dan dosen-dosen di sana”, timpal Asya.

Sedangkan kesan yang dirasakan alumni (sekaligus atlet) disampaikan oleh Roynald Octavianus (red. Choki) dan Heravita Mediana (red. Pita). “Tentu sangat berkesan baik bagi saya karena sebagai alumnus masih bisa tetap berkontribusi bagi FPPsi UNJ. Saya sangat senang bisa bertemu kembali dengan para dosen saya dulu yang sangat-sangat saya hormati dan sayangi. Sangat senang bisa membantu sedikit dalam mengambil peran dalam memajukan fakultas, secara khusus untuk para mahasiswa berprestasi”, ujar Choki. “Sangat senang bisa sharing pengalaman bersama teman-teman atlet yang juga dalam masa mengejar pendidikannya”, lanjut Pita.

Terakhir pesan untuk para peserta diwakili oleh Herdiyan, PhD, Roynald Octavianus (red. Choki), dan Heravita Mediana (red. Pita). “Ibarat di dalam tentara, kalian itu adalah para pasukan elitenya, dibekali dengan banyak privilege, tapi itu bukan tanpa konsekuensi dan tanggung jawab. Diskusi kita minggu lalu semoga menjadi pengingat untuk kalian bahwa kehidupan akademik dan bakat kalian harus berjalan bersamaan, jangan ada ketidakseimbangan apalagi ketimpangan. Tidak mudah memang, tapi kalian adalah para mahasiswa spesial, dan kalian siap untuk untuk itu. Jangan ragu untuk ajak kami berdiskusi atau sekedar mendengar keluh kesah kalian. Bayangkan dari akhir, setelah semua ini selesai, studi kalian di Psi UNJ berakhir, apa yang akan kalian lakukan? mimpi apa yang kalian punya? tujuan apa yang ingin diraih? tetap semangat dan jangan ragu untuk terus berusaha menjadi yang terbaik”, pesan Herdiyan, PhD.

“Untuk adik-adik saya yang amat saya sayangi para mahasiswa secara umum, berjuanglah untuk cita-cita kalian namun jangan lupa yang terutama adalah untuk bisa menjadi insan psikologi yang bermanfaat bagi sesama manusia. Tidak lupa untuk para student athletes dan mahasiswa dengan bidang peminatan lainnya, syukuri apa yang kalian dapat dan miliki sekarang ini dengan cara tetap membekali diri kalian dengan ilmu akademik dan tetap teruslah berprestasi di luar sana. Kalian adalah percontohan bagi teman-teman dan adik-adik kalian, jadi teruslah bersinar, jangan redup!”, kata Choki.

“Jangan menyerah dengan keadaan, hadapi masalah dan selalu lakukan evaluasi. Posisi kalian adalah posisi spesial, jadi lakukan yang terbaik seperti yang sudah seharusnya..”, timpal Pita.

  • Foto Bersama Bersama Dekanat

[sf/sf]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *