Dosen Psikologi UNJ Bersiap Mengikuti Tantangan untuk Lebih Kreatif dalam PJJ

WebPsi, JAKARTA Pandemi Covid-19 membawa banyak dampak dalam berbagai bidang kehidupan. Khusus pada bidang pendidikan, seluruh kegiatan belajar mengajar secara serentak dilakukan secara daring. Perubahan yang masif dan cepat ini membuat penyesuaian pada proses pembelajaran mengalami sejumlah hambatan. Persoalan yang cukup sering ditemui adalah menerjemahkan pembelajaran kelas luring menjadi daring sehingga perlu ada penyesuaian, salah satunya adalah melalui media pembelajaran. Pengajar perlu kreatif, mampu memanfaatkan, dan menguasai teknologi agar dapat tetap menyampaikan pengajarannya. Namun pembelajaran konvesional sebelumnya menyebabkan masih terbatasnya pengetahuan dan penguasan teknologi pendidikan pada pengajar, sehingga diperlukan pelatihan yang dapat memfasilitasi pengajar untuk meningkatkan kemahiran dalam menguasai teknologi pengajaran.

Fakultas Pendidikan Psikologi memiliki harapan optimalisasi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) agar proses perkuliahan tetap berjalan lancer. Kegiatan pelatihan media pembelajaran diadakan untuk meningkatkan pemahaman dan penguasaan media pembelajaran daring pada dosen. Pelatihan ini akan dibagi menjadi 2 hari pelatihan yang terpisah sehingga diharapkan ada proses internalisasi terlebih dahulu sebelum dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan selanjutnya. Kegiatan pelatihan bagian satu ini dilaksanakan pada hari Selasa, 2 November 2021 pada pukul 13.30 WIB melalui zoom meeting. Pelatihan bagian pertama ini diarahkan langsung oleh narasumber dengan expertise pada media pembelajaran, Dr. Cecep Kustandi, M.Pd. Beliau adalah salah satu dosen dari Prodi Teknologi Pendidikan Fakultas Pendidikan UNJ dengan segudang pengalaman terkait media pembelajaran dan manajemen kelas terutama pada teknologi media pembelajaran yang sangat pas dengan masa pandemi ini.

Acara dibuka oleh Prof. Dr. Yufiarti, M.Si., beliau memiliki optimisme penguasaan media pembelajaran saat ini menjadi hal yang bukan lagi himbauan tetapi menjadi kewajiban yang perlu dikuasi oleh dosen-dosen agar dapat terus memberikan proses belajar mengajar yang optimal. Beliau berharap melalui pelatihan ini kreativitas para dosen Psikologi dapat dikembangkan untuk menghasilkan produk dari media-media pembelajaran yang nantinya dapat diinisiasi.

Hal ini juga sejalan saat Dr. Cecep Kustandi, M.Pd. membuka sesi pelatihan, beliau mengatakan bahwa legasi ilmu dapat terus berjalan bila ada jejak ilmu yang terekam. Jejak ilmu ini bisa didapatkan bila sumber ilmu disimpan dalam rekam digital. Perguruan tinggi perlu sadar bahwa bila tidak disimpan maka ilmu dari para guru besar, pengajar-pengajar hebat lainnya akan hilang. Salah satu cara yang dapat dimanfaatkan adalah pembuatan video-video pembelajaran sehingga ilmu bisa disimpan dan dikembangkan terus. Selain itu video-video ini nantinya dapat disebarluaskan tidak hanya pada internal yang memang mempelajari, tetapi implikasinya bisa diakses oleh masyarakat yang lebih luas.

Narasumber pelatihan media pembelajaran

Kegiatan pelatihan ini dibuat secara interaktif dan dipandu setiap tahapnya oleh Dr. Cecep. Beliau memperkenalkan beberapa platform yang user friendly dan dapat diakses mudah oleh dosen-dosen.

Pada bagian pertama, beliau memperkenalkan renderforest.com sebagai platform pembuatan video interaktif berupa animasi baik 2D maupun 3D. Proses pembuatan pada platform ini cukup mudah dengan adanya animasi bergerak dengan berbagai macam bentuk.

aplikasi renderforest

Platform berikutnya adalah prezi video, platform ini menawarkan penyajian presentasi powerpoint yang lebih menarik dan dapat menampilkan sang presenter. Tentunya platform ini seolah dapat memberikan kesan dosen yang mengajar memberikan pengalaman real time seperti pada kelas luring dalam menjelaskan materi.

Prezi video

Tidak hanya platform video interaktif, Dr. Cecep juga memperkenalkan platform online meeting selain yang sudah sering digunakan seperti zoom meeting, google meeting, dan lainnya. Pertama beliau memperkenalkan kumospace, platformini memberikan pengalaman pengguna seperti berada pada ruangan-ruangan sesuai temanya. Dr.Cecep menggunakan ilustrasi ruangan kelas dan mengundang dosen-dosen Psikologi untuk masuk pada ruang kelas tersebut dan mencoba beberapa fitur di dalamnya.

Kumospace

Selanjutnya adalah gather.town, platform ini menawarkan sensasi online meeting seperti dunia game. Dr. Cecep pun kembali mengundang dosen-dosen psikologi untuk bergabung pada satu ruangan untuk mencoba fitur-fitur menarik.

Gathertown

Terakhir, Trello.com diperkenalkan sebagai salah satu platform mirip working space dengan tema-tema pembelajaran yang ditawarkan oleh pengajar, sehingga setiap mahasiswa dapat bergabung pada working space yang sesuai dengan mata kuliahnya.

Trello

Pelatihan bagian satu ini disambut sangat antusias oleh dosen-dosen psikologi. Penyampaian interaktif dan kesempatan kerja mandiri pada masing-masing dosen memberikan pengalaman yang bermanfaat. Tanggapan positif meningkatkan optimisme dosen-dosen agar dapat memberikan proses belajar mengajar yang lebih menarik melalui platform-platform yang ditawarkan sebelumnya. Hal ini juga membuat dosen-dosen tidak sabar untuk menunggu pelatihan selanjutnya di bagian kedua.

[GI/Ed/sf]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *