Imunisasi Cegah Difteri Bersama Puskesmas Setia Budi

Imunisasi Cegah Difteri Bersama Puskesmas Setia Budi

Jakarta, WebPsi — Menurut Wikipedia, difteri adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri corynebacterium diphteriae dan dapat tersebar dengan cara menghirup cairan dari mulut atau hidung orang yang terinfeksi, dari jari-jari atau handuk yang terkontaminasi, dan dari susu yang terkontaminasi penderita. Sudah ribuan angka kematian yang disebabkan oleh penyakit ini. Jikapun selamat, maka penderita dapat mengalami kelumpuhan otot-otot tertentu dan kerusakan permanen pada jantung dan ginjal. Jadi dapat dikatakan, difteri merupakan salah satu penyakit yang harus diwaspadai keberadaannya. Apalagi pada 3 tahun terakhir tercatat adanya lonjakan angka penderita yang terinfeksi difteri. Seperti yang dirilis oleh berita online Kompas.com pada tanggal 3 Januari 2018, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan bahwa angka penderita yang terinfeksi difteri semakin meningkat signifikan. Pada tahun 2014 tercatat ada 4 kasus, 2015 ada 10 kasus, 2016 ada 17 kasus, dan 2017 melonjak menjadi 109 kasus.

Beranjak dari fenomena tersebutlah maka pada tanggal 10 April 2018, Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Jakarta (FPPsi UNJ) bekerja sama dengan Puskesmas Kecamatan Setiabudi mengadakan program imunisasi untuk cegah bakteri difteri. Program yang dilaksanakan di aula lantai 2 ini dimulai pada sekitar pukul 14.00 WIB dan tidak kurang dari 90 mahasiswa berhasil disuntik vaksin difteri. Dengan diadakannya program tersebut diharapkan dapat membantu upaya pemerintah dalam rangka mengurangi angka kematian yang diakibatkan oleh infeksi difteri. (/sf)